Home » , , , , » Makanan Sehat yang menyiksa usus

Makanan Sehat yang menyiksa usus

Posted by Alnindo News on Senin, 25 Januari 2016

Makanan yang dicerna oleh seseorang bergantung pada microbiome atau imun masing-masing orang. Beberapa faktor seperti cara saat melahirkan, pemberian ASI pada anak, atau asupan serat dan gula yang dikonsumsi selama melakukan diet menjadi penyebab kesehatan pencernaan wanita.

Program diet yang mungkin meningkatkan rasa kembung akan mengganggu aktivitas sehari-hari. Makanan organik juga gandum yang dikonsumsi selama menjalankan diet ternyata tak mampu hilangkan rasa janggal pada tubuh.

Jen Marshall seirang terapis gizi di Boulder, Colorado berpendapat "Perlu untuk menyadari bahwa sejumlah makanan sehat pun dapat menyebabkan beberapa masalah pada tubuh," ujarnya kepada Prevention, Sabtu (23/01/2016).

Marshall memberikan informasi terkait makanan sehat yang mampu menyebabkan permasalahan usus.



1. Ganti gandum dengan biji-bijian

Tepung gandum ternyata masih dapat menyebabkan permasalahan usus hingga perncernaan.

"Semua jenis tepung bahkan gandum, masih memiliki serat yang kurang cukup untuk menjaga kestabilan gula darah," ujar Marshall.

Marshall merekomendasikan untuk mengganti konsumsi gandum dengan biji-bijian, seperti beras, quinoa, atau millet daripada jenis makanan yang terbuat dari tepung.

2. Brokoli, kembang kol, dan kubis

Sayuran memang berfungsi sebagai bahan pembangkit kesehatan, namun penting untuk memahami lebih dalam, jenis sayuran apa saja yang mengandung pati dan dapat menganggu pencernaan.

"Pati mampu menarik air ke dalam saluran usus sehingga sebagian orang dapat merasakan nyeri perut, kembung, juga diare," jelas Marshall.

Brokoli, kembang kol, dan kubis nyatanya memiliki kandungan pati yang cukup tinggi. Marshall menyarankan untuk mengganti sayuran tersebut dengan paprika, tomat, wortel, atau buah-buahan seperti pisang dan jeruk

3. Makanan yang difermentasi

Kimchi, asinan, dan acar yang mengandung bakteri baik mampu meningkatkan imun seseorang. Namun makanan yang difermentasi ini juga mengandung histamin (senyawa amina nabati) yang dapat menyebabkan masalah kesehatan pada tubuh pemakannya.

"Histamin berlebih dapat menyebabkan reaksi alergi, juga diare, sakit perut, mulas, dan kembung," jelas Marshall.

4. Bawang putih dan bawang bombay

Potongan bawang putih maupun bawang bombay mengandung senyawa sulfur, yang mendukung proses detoksifikasi alami tubuh.

Marshall mengatakan beberapa orang memiliki metabolisme yang buruk terhadap senyawa sulfur ini. " Akibat bawang beberapa orang dapat rasakan ketidaknyamanan pada perutnya, juga menghasilkan gas yang berbau tak sedap," ujarnya.

Sebaliknya konsumsi ragam sayuran organik yang akan menjauhkan seseorang dari masalah pencernaan.

Thanks for reading & sharing Alnindo News

Previous
« Prev Post

Advertisement

alnindo electronics