Home » , , , , , , » Ahok akan Siapkan Pasukan Untuk hadapi Preman Kajijodo

Ahok akan Siapkan Pasukan Untuk hadapi Preman Kajijodo

Posted by Alnindo News on Jumat, 12 Februari 2016


ALNews - Jakarta, Kalijodo sudah diperhitungkan oleh Ahok dengan seksama dari cara persuasif sampai kemungkinan menghadapi resistansi dari preman-preman dan boss-boss pemilik tempat prostitusi di kalijodoh. Ahok pun berencana untuk meminta bantuan kepada Polda Metro dan kemungkinan juga bila diperlukan akan minta bantuan kepada Militer guna mentertibkan kalijodo.

Ahok tak takut dengan munculnya kabar tentang adanya preman yang menguasai kalijodo. menurutnya tak ada negara di dunia yang takut terhadap preman. menurut ahok, untuk menghadapi para preman tersebut tak bisa dilakukan dengan 2-3 orang. namun harus membawa pasukan baik dari Brimob maupun Militer bersenjata lengkap. bahkan Ahok akan meminta bantuan tank dari pihak militer bila ada resistensi kuat terhadap penertiban di Kalijodo.


Jika ada preman yang menentang penertiban 'red light district'jakarta, dia akan tetap melaksanakan kebijakannya guna mentertibkan wilayah tersebut.

Ahok siap memulangkan para PSK yang tidak memiliki KTP DKI Jakarta ke kampung halamannya.

Ahok juga bersedia mendanai biaya pemulangan para kupu-kupu malam tersebut. karena Menurutnya itu persoalan mudah. "Oh gampang, kita ada dananya. Kalau pulang kampung mah gampang," ujar Ahok.

Tindakan tersebut mendapat dukungan dari Kapolda Metro Jaya, Pemda DKI, dan instansi lain. karena jika Kalijodo yang sekarang masih menjamur kafe remang-remang menjadi permasalahannya, Tito pun mendukung sepenuhnya upaya Pemda DKI untuk melakukan penertiban.


soal adanya rumor Kalijodo dibekingi preman dan ormas, Kapolda menegaskan pihaknya tidak takut. "Nggak juga. Kita polisi dan TNI mewakili negara tidak akan takut kepada elemen lainnya. Tak ada tempat yang nggak bisa disentuh TNI-Polri. Saya sendiri saat jadi Kapolda Papua dua tahun di sana, ada tempat yang katanya ada kelompok bersenjata di sana kita datangi,"

Proses pembongkaran harus dimulai dengan Surat Peringatan (SP) 1 hingga SP 3. Baru kemudian diterbitkan Surat Perintah Bongkar (SPB). Sementara saat ini SP 1 belum dikeluarkan. "Kita akan kirim SP 1. Saya sudah minta kasih SP 1 dulu, SP 2, SP 3, SPB. Begitu masuk SPB pasti kita akan minta bantuan polisi dan tentara," tuturnya.

Ketika ditanya kapan rencana pembongkaran dilakukan, Ahok telah menyerahkannya kepada Wali Kota Jakarta Utara dan Wali Kota Jakarta Barat, mengingat Kalijodo berada di perbatasan kedua wilayah tersebut.

Rencana Ahok yang ingin mengganti kalijodoh menjadi Taman pisang akan segera terlaksana, namun untuk memperlancar pembangunan itu ahok harus benar-benar matang dalam mengukur kekuatannya.karena disisi lain harus membersihkan waduk pluit terlebih dahulu baru fokus ke kalijodo.

Thanks for reading & sharing Alnindo News

Previous
« Prev Post

Advertisement

alnindo electronics