Home » , , , , , » 10 Ribu Warga Kab Bandung Bertahan di Tempat Pengungsian akibat Banjir Masih Rendam 3 Wilayah

10 Ribu Warga Kab Bandung Bertahan di Tempat Pengungsian akibat Banjir Masih Rendam 3 Wilayah

Posted by Alnindo News on Selasa, 15 Maret 2016

Bandung - Sekitar 10 ribu jiwa warga Kabupaten Bandung masih bertahan di tempat pengungsian. Mereka tersebar di 34 titik lokasi penampungan dan posko bencana banjir.

BPBD Kabupaten Bandung memastikan genangan air yang sempat merendam permukiman penduduk sudah berangsur surut. "Cukup signifikan surutnya," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Tata Irawan di lokasi pengungsian, GOR Baleendah, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Selasa (15/3/2016).

Dia menjelaskan, banjir menyergap setengah Kabupaten Bandung seiring puncak hujan deras pada Sabtu malam (12/3). Akibatnya air Sungai Citarum dan anak sungai yang membentang di wilayah selatan Bandung meluap ke permukiman penduduk dan jalan. Sebelumnya hujan berhari-hari mengguyur Kabupaten Bandung.

Tercatat 15 kecamatan dari total 31 kecamatan di area Kabupaten Bandung terkena banjir. Berdasarkan catatan BPBD Kabupaten Bandung, menurut Tata, sebanyak sekitar 5.000 KK atau 24 ribu jiwa terdampak banjir.

Jumlah pengungsi yang semula mencapai 15 ribu jiwa mulai berkurang. "Kalau sekarang ada sekitar sepuluh ribu jiwa yang masih mengungsi," ucap Tata.

Para pengungsi menempati 34 titik tempat penampungan yang antara lain berada di GOR Baleendah, POM Cikarees, Gedung Inkanas dan Masjid Asshofia. Hasil pendataan, pengungsi korban banjir ini terdapat 701 anak balita, 489 lanjut usia, 38 ibu hamil dan 290 ibu menyusui.

Lebih lanjut Tata menuturkan, genangan air sudah tak terlihat di 12 kecamatan, sementara genangan rendah masih nampak di tiga kecamatan yaitu Dayeuhkolot, Baleendah dan Bojongsoang. Tiga kecamatan tersebut berada di bantaran sungai dan termasuk zona cekungan.

"Kalau di tiga kecamatan itu, hari ini genangannya lumayan surut. Untuk kecamatan lainnya sudah beres, enggak ada genangan. Sebagian warga mulai membersihkan rumah yang terendam air dan lumpur, tapi mereka tetap kembali ke pengungsian," tutur Tata.

Sejauh ini, menurut Tata, tercatat dua warga meninggal saat banjir tahunan menerjang Kabupaten Bandung pada Sabtu malam (12/3) lalu. Korban meninggal yaitu Risa (13), warga Kecamatan Dayeuhkolot, akibat tersengat listrik, dan Ela (40), warga Kecamatan Pameungpeuk, akibat tertimpa kandang kambing saat menghindar terjangan banjir bandang. "Tiga orang yang sempat dikabarkan hilang (suami dan dua anak Ela), dipastikan sudah kembali ke keluarga. Mereka tidak apa-apa," tutur Tata.

Thanks for reading & sharing Alnindo News

Previous
« Prev Post

Advertisement

alnindo electronics