Home » , , , , , » Inilah Cerita Bos Bukalapak.com

Inilah Cerita Bos Bukalapak.com

Posted by Alnindo News on Senin, 07 Maret 2016

ALBussiness - Yogyakarta, Menjadi sukses bukan perkara mudah. Perlu proses panjang untuk bisa menggapainya. Hal tersebut dialami Direktur Utama Bukalapak.com, Achmad Zaky.

Zaky mencoba membagi pengalamannya memulai bisnis belanja online dari nol hingga sukses seperti sekarang.

"Membangun kewirausahaan itu membutuhkan proses yang panjang, nggak bisa 5 tahun misalnya, terus langsung sukses," ujarnya dalam Seminar Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Indonesia di Crystal Lotus Hotel, Yogyakarta, Senin (7/3/2016).

Zaky memulai berbisnis saat masih duduk di bangku kuliah di tahun 2007, saat dirinya memasuki kuliah tingkat ketiga. Zaky memilih berbisnis di media digital yang ia berinama Bukalapak.com. Zaky sendiri memang aktif mengikuti perkumpulan kewirausahaan di kampusnya.

"Dulu kuliah aktif di entrepeneurship, mulai dari klub itu, saya sendirian, teman-teman nggak ada yang tertarik untuk memulai bisnis. Saya mulai sejak 2007, tingkat 3 kuliah," ucapnya.

Usahanya untuk bisa sukses tidak berhenti sampai di situ. Dalam 3 tahun pertama, bisnis Zaky gagal. Namun, ia terus berjuang. Di tahun 2011, Zaky mulai menuai hasilnya.

"Saya sering sekali gagal hampir 3 tahun memulai bisnis, nah 2011 baru merasakan hasilnya, dan sampai hari ini Alhamdulillah, kalau dihitung dari 5 tahun lalu, sudah bertumbuh ratusan kali lipat, tapi kalau melihat seperti Alibaba kita sangat kecil," katanya.

Meski demikian, Zaky mengaku membutuhkan modal besar untuk terus mengembangkan bisnisnya. Tak disangka, ada investor Jepang yang dengan berani menyuntikkan dananya hingga miliaran rupiah.

"Saya bukan dari keluarga konglomerat. Awalnya mulai bisnis, modal nggak ada, nggak pengalaman, tapi saya nekat, at least saya nyoba dulu, saya percaya diri. Setelah berjalan beberapa waktu, dapat investasi miliaran dari seorang investor Jepang, awalnya diajak makan siang, ternyata dia tertarik investasi di Bukalapak," papar dia.

Yang unik, lanjut Zaky, investor Jepang ini meskipun sebagai penyandang dana, namun tidak meminta kepemilikan mayoritas. Ia hanya minta 10% saja. Menurut investor Jepang tersebut, ini merupakan bisnis masa depan dan punya potensi berkembang lebih besar.

"Awalnya takut ditawarin miliaran, dia bilang kalau rugi anggap saja uangnya hilang, jadi kalau si pemilik bisnis pegang 90% dia hanya 10%, itu akan bikin pebisnis semangat sehingga memacu terus bisnisnya, dalam jangka panjang untung, kok keren banget. Jadi saya memahami konsep ini, keren sekali konsepnya, berbeda dengan investor lokal, kebalikannya, ini yang harus ditularkan ke pengusaha lokal. Supaya mereka investasi di start up," jelas dia.

Untuk itu, Zaky menambahkan dirinya ingin anak-anak muda percaya diri untuk mulai berbisnis.

"Berwirausaha itu menciptakan jutaan wirausahawan baru. Virus wirausahawan itu gerakan sosial, harus ditularkan," ungkapnya.

Thanks for reading & sharing Alnindo News

Previous
« Prev Post

Advertisement

alnindo electronics