Home » , , , , , » Utang Negara Bertambah Rp 27 triliun

Utang Negara Bertambah Rp 27 triliun

Posted by Alnindo News on Kamis, 28 April 2016

Jakarta, Pemerintah memperkirakan defisit anggaran akan naik dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016. Dari awalnya 2,15% dari PDB (Produk Domestik Bruto), menjadi 2,5% dari PDB.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Suahasil Nazara dalam diskusi tentang Perekonomian Indonesia di Gedung Bank Indonesia, Thamrin, Jakarta, Kamis (26/4/2016)

"Defisit 2,15% akan ada pelebaran. Tapi kita maunya jangan lewat 2,5%. Kalau naik ke 2,5% ada penambahan pembiayaan Rp 46 triliun, dari jumlah tersebut Rp 19 triliun dari Silpa (sisa lebih pembiayaan anggaran), Rp 27 triliun sisanya murni dari pembiayaan lewat pasar (surat utang)," ujar Suahasil.

Dalam kesempatan itu, Suahasil mengungkap sejumlah risiko fiskal yang dihadapi Indonesia tahun ini. Pertama, rendahnya penerimaan pajak tahun lalu yang menyebabkan basis peningkatan pajak tahun ini cukup rendah. Kedua, risiko dari harga minyak yang turun.

Menurut Suahasil, dalam pembahasan APBN-P nanti pemerintah akan mengajukan penurunan asumsi harga minyak dari sebelumnya US$ 50 per barel menjadi US$ 30 per barel atau US$ 31 per barel.

"Pemerintah siap melakukan revisi APBN sekitar Mei atau Juni. Kita harapkan ada efisiensi pengeluaran negara terutama belanja operasional. Kita sebisa mungkin tidak menyentuh belanja modal," kata Suahasil.

Thanks for reading & sharing Alnindo News

Previous
« Prev Post

Advertisement

alnindo electronics