Home » , , , , , , , , , , , » 4 Hal yang Harus Diperhatikan Agar Tidak Dehidrasi Saat Puasa

4 Hal yang Harus Diperhatikan Agar Tidak Dehidrasi Saat Puasa

Posted by Alnindo News on Senin, 06 Juni 2016

Berita Harian Online Masakini - Tips Jaga Kesehatan saat Puasa, Saat berpuasa, frekuensi makan jadi berkurang dan otomatis asupan energi pun berkurang. Berdasarkan European Journal of Clinical Nutrition seperti dikutip dari Nature, beberapa jenis mineral, karbohidrat, protein dan metabolisme hormon mengalami perubahan ketika puasa karena umumnya kita makan hanya dua kali sehari, yaitu saat sahur dan buka puasa.

Dari segi nutrisi, tantangan yang dialami orang berpuasa biasanya tidak adanya asupan cairan mulai dari terbit hingga terbenam matahari sehingga rentan mengalami dehidrasi. Berbicara soal pentingnya mencukupi cairan tubuh selama berpuasa, Dubai Health Authority (DHA) memberikan empat tips mencegah dehidrasi, dilansir Emirates 24/7. 

1. Jangan Kurangi Porsi Minum Air
Meskipun Anda tidak minum dari Subuh hingga Maghrib, aturan minum 8-12 gelas per hari sebaiknya tetap diikuti. Setelah berbuka dengan yang manis, ikuti dengan minum air putih bertemperatur sejuk dan minumlah secara bertahap hingga malam, dan saat sahur. Sangat disarankan minum air putih atau infused water, dan hindari minuman mengandung kafein seperti kopi, teh atau soft drink.

Dijelaskan pakar nutrisi Maryam Rehma Al Shamsi dari Health Education Section Clinical Nutrition Department DHA, kafein meningkatkan pengeluaran sodium dalam urin. Sodium diperlukan tubuh saat berpuasa jadi jika terlalu banyak keluar dari tubuh bisa meningkatkan risiko dehidrasi. Jika ingin minum selain air putih, pilih jus buah segar tanpa tambahan gula.

2. Pilih Makanan yang Tepat
Tak hanya minuman, makanan juga berperan penting menjaga hidrasi tubuh ketika berpuasa. Pakar diet dari Health Education di Rumah Sakit Hatta, Dubai, Muna Shammar mengatakan bahwa diet harus dijaga keseimbangannya dengan berbagai jenis makanan seperti sayuran, buah-buahan, protein, makanan berkalsium tinggi dan sedikit camilan mengandung garam.

Hindari makanan yang terlalu tinggi kandungan lemaknya seperti ayam goreng, kentang goreng atau makanan berlemak lainnya. Kurangi juga makanan pedas dan yang tinggi gula. Muna menyarankan, cara paling sehat untuk membatalkan puasa saat Maghrib adalah dengan beberapa butir kurma, diikuti dengan sup ayam hangat atau satu cangkir yoghurt. Salad sayuran juga baik dikonsumsi untuk mencegah konstipasi. Baru setelah itu lanjutkan makan berat.

Saat sahur, Anda disarankan mengonsumsi makanan yang tidak terlalu berat. Misalnya salad atau buah-buahan berserat tinggi. Makanan dengan kandungan potassium tinggi seperti pisang akan menjaga tubuh Anda terhidrasi dalam waktu yang lebih lama. Pilihan lainnya adalah roti gandum atau oatmeal, karena serat berfungsi mengikat air sehingga pelepasannya dari tubuh juga lebih lama. 

3. Jangan Lewatkan Sahur
Ada alasannya kenapa umat Islam yang berpuasa disunnahkan untuk sahur. Melewatkan sahur tidak hanya membuat tubuh merasa lemas tapi juga berisiko menyebabkan dehidrasi karena kurang asupan cairan.

Maryam menyarankan, jika memungkinkan Anda menyantap sahur sedekat mungkin dengan waktu tibanya Imsak, kira-kira 30 menit hingga 1 jam sebelumnya. Hal ini untuk memperlambat tubuh menjadi lemas karena asupan nutrisi terlalu cepat dicerna.

4. Batasi Aktivitas Fisik
Bagi Anda yang tetap ingin menjalani rutinitas olahraga, sebaiknya lakukan beberapa penyesuaian. Hindari olahraga di pagi atau siang hari karena akan meningkatkan kemungkinan Anda dehidrasi akibat keluarnya keringat. Disarankan berolahraga 30 menit atau dua jam setelah berbuka puasa. Sebelum olahraga, minumlah 1 sampai 3 gelas air putih dan satu gelas lagi setelahnya.

Thanks for reading & sharing Alnindo News

Previous
« Prev Post

Advertisement

alnindo electronics