Home » , , , , , , , , , , , , , , » Berikut Perbedaan Loyang Aluminium, Logam, dan Silikon untuk Kue Kering Lebaran

Berikut Perbedaan Loyang Aluminium, Logam, dan Silikon untuk Kue Kering Lebaran

Posted by Alnindo News on Kamis, 23 Juni 2016

Ini Beda Loyang Aluminium, Logam, dan Silikon untuk Kue KeringFoto: iStock/Houzz
Loyang untuk memanggang kue kering banyak jenisnya. Selain aluminium yang umum ditemui, ada juga loyang berbahan logam dan silikon yang bisa dipakai.

Pemilihan loyang berperan penting dalam menentukan tekstur dan tampilan kue kering. Agar tidak gosong dan teksturnya renyah, gunakan loyang khusus kue kering. Bentuknya datar tanpa sisi atau sekat dengan ketinggian maksimal 3 centimeter. Tujuannya agar panas oven langsung mengenai kue kering sehingga matang merata dan warnanya kecokelatan. Dilihat dari bahannya, inilah beberapa jenis loyang kue kering.

1. Aluminium


Loyang jenis ini paling banyak ditemui di pasaran. Harganya terjangkau dengan pilihan ketebalan 0,6 - 1 mm. Sementara bentuknya persegi panjang dengan ukuran beragam, umumnya 30 x 20 cm. Loyang aluminium memiliki kelebihan menghantarkan panas yang lebih baik untuk kue kering. Mencegah penyerapan panas berlebih yang memungkinkan kue kering gosong. Ada baiknya dioles tipis-tipis dengan mentega sebelum dipakai agar kue tidak lengket.

2. Logam


Berbeda dengan loyang aluminium yang warnanya putih, loyang logam ini berwarna kehitaman. Umumnya berupa lempengan besi atau baja yang juga tanpa sisi atau sekat. Karena sifat besi yang mudah menyerap panas, pemakaian loyang ini perlu diwaspadai karena bisa membuat kue kering cepat gosong. Harga loyang ini juga lebih mahal dibanding aluminium.

Kelebihannya, loyang ini biasanya diberi lapisan antilengket sehingga kue kering lebih mudah diangkat saat matang. Untuk mencegah lapisan tersebut rusak, hindari menyikat loyang logam saat mencucinya. Sebaiknya diamkan loyang dulu hingga dingin, lalu cuci perlahan dengan spon dan sabun cuci piring.

Seperti loyang aluminium, loyang ini juga perlu disemir tipis-tipis dengen mentega sebelum dipakai agar kue tidak lengket.

3. Silikon


Di pasaran, kini banyak dijual loyang silikon warna-warni. Loyang silikon bisa dipakai untuk memanggang hingga suhu 200 C dan bisa juga didinginkan atau dipakai dalam freezer. Karena bahan dasarnya lumayan mahal dan multifungsi, harga loyang ini relatif mahal.

Beberapa kelebihannya adalah loyang silikon tidak perlu dioles minyak atau margarin, lebih cepat panas dan merata panasnya hingga ke seluruh bagian, kue lebih mudah dilepas dari loyang, tidak berkarat, dan mudah dibersihkan.

Namun saat memanggang kue kering, ada hal-hal yang sebaiknya diperhatikan. Diantaranya mengikuti petunjuk kemasan untuk suhu pemakaian, memakai cempal saat mengangkatnya dari oven karena sangat panas, serta mengalasi loyang silikon dengan loyang datar dari bahan aluminium atau logam lainnya agar lebih kokoh.

Hindari pula memakai pisau atau benda tajam yang bisa menggores loyang. Serta tidak memakai api langsung pada loyang silikon.

4. Mengoles loyang


Loyang logam dan aluminium yang tidak dilapisi bahan antilengket sebaiknya disemir tipis-tipis dengan margarin atau mentega. Lalu taburi sedikit tepung terigu. Tujuannya agar kue kering yang dicetak dalam loyang tidak lengket dan mudah dilepaskan dari loyang. Selain margarin dan mentega, bisa juga dipakai minyak khusus loyang berbentuk semprotan yang banyak dijual di toko bahan kue. Sebaliknya, jika loyang sudah dilapisi bahan antilengket tidak perlu dioles lagi.

Thanks for reading & sharing Alnindo News

Previous
« Prev Post

Advertisement

alnindo electronics