Home » , , , , , , , , , » Selain Premium, Solar Subsidi Juga akan Dihapus Secara Bertahap

Selain Premium, Solar Subsidi Juga akan Dihapus Secara Bertahap

Posted by Alnindo News on Jumat, 24 Juni 2016

Berita Harian Online Masakini, Bandung -Selain bensin RON 88 atau premium, solar bersubsidi juga akan dihapus, tapi prosesnya bertahap dengan persiapan matang, tidak dilakukan secara tiba-tiba.

Seperti halnya premium yang akan digantikan oleh pertalite (RON 90) dan pertamax (RON 92) di 2019, solar bersubsidi akan dialihkan secara bertahap ke dexlite.

Dexlite, solar jenis baru yang diluncurkan Pertamina pada April 2016 lalu, kini telah tersedia di 180 SPBU. Di SPBU yang menjual dexlite, rata-rata penjualan solar subsidi berkurang 15%.

"Dexlite ada di 180 SPBU, mengambil porsi 15% solar. Dexlite banyak juga dipakai oleh yang sebelumnya pakai solar non subsidi, misalnya kapal 50 Gross Ton (GT)," kata Direktur Pemasaran Pertamina, Ahmad Bambang, saat ditemui di Terminal BBM Ujung Berung, Bandung, Jumat (24/6/2016).

Konsumsi dexlite rata-rata sehari 4 kilo liter (KL) di setiap SPBU, totalnya sekitar 720 KL per hari.

"Konsumsinya sekarang rata-rata sehari per SPBU 4 KL, kalau dikalikan 180 jadi 720 KL," ucap Bambang.

Dexlite didorong untuk menggantikan solar subsidi karena harganya tak ditetapkan pemerintah, bisa mengikuti pasar. Pertamina kerap 'nombok' akibat subsidi BBM tak bisa menutup selisih antara harga pasar dengan harga yang ditetapkan pemerintah.

"Kalau jual solar rugi nggak ada janji diganti di APBN. Nggak ada fleksibilitas," tukas dia.

Namun, sampai saat ini, Pertamina masih kesulitan mendorong masyarakat, transportasi umum, dan sebagainya untuk beralih dari solar subsidi ke dexlite. Sebab, disparitas harga dexlite dan solar subsidi masih cukup jauh.

Sebenarnya dexlite bisa saja di jual di bawah Rp 6.000/liter. Namun, campuran biodiesel (FAME) untuk dexlite lebih mahal dibanding untuk solar subsidi.

"Saya bisa jual dexlite di bawah Rp 6.000/liter kalau ada toleransi harga FAME. Tapi prosesnya panjang. Kalau harganya rendah pasti konsumsinya bisa meningkat banyak seperti pertalite," paparnya.

Hingga akhir tahun ini, dexlite ditargetkan bisa menggantikan 10% solar subsidi yang kebutuhannya mencapai 15 juta KL per tahun.

"Sampai akhir tahun 10% (solar subsidi) atau 1,5 juta KL bisa gantikan solar subsidi," tutupnya.

Thanks for reading & sharing Alnindo News

Previous
« Prev Post

Advertisement

alnindo electronics