Home » , , , , » Ahok: TKD PNS DKI akan Dipotong Jika Ketahuan Main Pokemon Go di Jam Kerja

Ahok: TKD PNS DKI akan Dipotong Jika Ketahuan Main Pokemon Go di Jam Kerja

Posted by Alnindo News on Jumat, 22 Juli 2016

ALNews, Jakarta - Belum ada surat edaran dari Gubernur DKI Jakarta DKI Jakarta bagi PNS DKI terkait larangan bermain games Pokemon Go di jam kerja. Meski begitu, Ahok memastikan bahwa tunjangan kinerja daerah (TKD) PNS tersebut akan dipotong.

"Kita patokan di key performance indicator (KPI). Bukan main Pokemon-nya. Ketahuan main games sudah pasti harus dipotong, yang enggak ketahuan yang susah. Kalau Pokemon pasti ketahuan dong, masa PNS keliling-keliling," ujar Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (22/7/2016).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Yuddy Chrisnandi resmi melarang PNS bermain game virtual berbasis GPS itu di seluruh instansi pemerintah. Menanggapi itu, Ahok mengatakan, pihaknya tak bisa melarang siapapun untuk bermain Pokemon Go.

"Balai kota terbuka. Saya juga enggak tahu di mana dia pasang monsternya. Kalau ada di air terjun juga dia loncat paling ditegor. Kita juga enggak bisa larang orang. Terbuka ya. Kalau keliling-keliling pasti ditegor satpam. Tabrak orang gimana," ujar Ahok.

Ahok menegaskan, segala jenis games dilarang dimainkan pada saat jam kerja.

"Kalau kamu main games, kinerja kamu beres engak. Bebannya ada KPI. Sekda mesti disposisiin surat berapa ratus dalam sebulan. Soal pembelian lahan dia bisa bebasin berapa? tiap bulan kita evaluasi. Oh ini capai target, oh ini keringanan. Kayaknya kerjanya terlalu gampang. Panggil lagi, kamu kayaknya masih kurang kerja deh, beban kerjanya kurang," tutur Ahok.

Thanks for reading & sharing Alnindo News

Previous
« Prev Post

Advertisement

alnindo electronics