Home » , , » Pameran Seni Terbesar di Indonesia, BAZAAR ART JAKARTA 2016 Dibuka Hari Ini

Pameran Seni Terbesar di Indonesia, BAZAAR ART JAKARTA 2016 Dibuka Hari Ini

Posted by Alnindo News on Kamis, 25 Agustus 2016

Jakarta - Alnindo News,
Tidak setiap hari kita bisa melihat pameran karya-karya seniman lokal dan mancanegera terkemuka yang berkualitas, workshop seni rupa, dan berbagai diskusi serta pertunjukan seni rupa di dalam satu event. Saat ini semua bisa Anda saksikan karena BAZAAR ART JAKARTA (BAJ) kembali hadir pada tanggal 26 hingga 28 Agustus 2016 di The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place.

Pameran senirupa bertaraf internasional yang sudah diselenggarakan kedelapan kalinya ini akan menampilkan karya seni koleksi 42 galeri dari 11 negara termasuk Indonesia. Indonesia memiliki segudang seniman berkualitas yang banyak diakui di kalangan internasional seperti Christine Ay Tjoe, I Nyoman Masriadi, dan Eko Nugroho yang karya monumentalnya tergantung di atrium Pacific Place Jakarta selama penyelenggaraan BAJ 2016. Banyak karya seniman terkemuka akan muncul di BAJ seperti Affandi, Arin Sunaryo, Entang Wiharso, Nasirun, dan lain lain.

"Kami ingin mendukung seni rupa Indonesia dan mendudukkannya di dalamplatform internasional karena itulah BAJ kami selenggarakan sebagaihomegrown art fair yang berkualitas internasional," kata Soetikno Soedarjo - Counselor BAJ.


Galeri mancanegara tidak hanya akan membawa karya para seniman asing seperti Yayoi Kusama, Mark Justiniani, Jean-Francois Rauzier, dan Kim Dong Yoo, tetapi juga membawa karya anak bangsa seperti Sri Astari dan Arkiv.

Balai lelang Sotheby's yang juga berpartisipasi akan memamerkan karya-karya yang akan dilelang pada Lelang Musim Gugur di Hong Kong (Hong Kong Autumn Sales). Di antaranya ada karya-karya seniman Lee Man Fong, Affandi, Hendra Gunawan, Srihadi Soedarsono, I Nyoman Masriadi, M Irfan, dan Dipo Andy.

Selain menjadi 'rumah' para galeri dan balai lelang, BAJ juga menjadi sumber edukasi, di mana masyarakat dari berbagai usia bisa belajar seni rupa seperti membuat lukisan, mural, dan berbagai bentuk seni rupa langsung dari seniman terkenal. Belum lagi Art Perfomances yang selalu menjadi magnet bagi para pengunjung dan Talk Art yang membahas berbagai wacana seni rupa, termasuk yang bersentuhan dengan gaya hidup seperti fashion dan film.

Pameran ini memang memiliki target market yang luas. Di samping menjadi tujuan bagi para kolektor serius lokal dan mancanegara, BAJ juga menjangkau kolektor pemula, bahkan yang baru ingin mengenal seni rupa.


Berbagai merchandise disediakan seperti scarf dan tote bag yang didesain oleh seniman Angki Purbandono, Arkiv, Darbotz, Eddy Hara, Ronald Aprian, dan Sanchia T. Hamidjaja. Ada pula koleksi merchandise Eko Nugroho: 'Daging Tumbuh' dan koleksi Heri Dono: 'Nasi Goreng Diplomasi'.

Di hari terakhir BAJ 2016, akan berlangsung lelang barang-barang fungsional seperti sneakers, branded baghelm dan skateboard. Semua barang ini menjadi bernilai seni dengan sentuhan karya lukis dari 10 seniman. Lelang ini merupakan program Corporate Social Responsibility(CSR) MRA Group sebagai penyelenggara BAJ. Hasil lelang akan diserahkan kepada Yayasan Seni Rupa Indonesia.

Seniman-seniman grafiti juga akan berpartisipasi dalam BAJ 2016 dengan menampilkan karya di kanvas sepanjang 15m. Seni grafiti yang lebih sering dikenal sebagai seni jalanan, umumnya bersifat merusak dan menyebabkan tingginya biaya pemeliharaan kebersihan kota. Namun, grafiti tetap merupakan ekspresi seni yang pantas dihargai. Karya dari 6 seniman grafiti akan dijual dalam ukuran kecil saat BAJ 16 berlangsung dan hasilnya akan diserahkan kepada Yayasan Mitra Museum Jakarta.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi bazaar.artjakarta.com

Thanks for reading & sharing Alnindo News

Previous
« Prev Post

Advertisement

alnindo electronics