Home » » Bakteri Kebal Obat yang Patut Anda Diwaspadai

Bakteri Kebal Obat yang Patut Anda Diwaspadai

Posted by Alnindo News on Jumat, 09 September 2016


ALNews - Jakarta, Akibat penggunaan antibiotik yang sembarangan, keberadaan bakteri resisten atau kebal terhadap obat makin banyak bermunculan. Ahli menyebut ini sebagai salah satu ancaman kesehatan di dunia modern karena bakteri yang dulu bukan ancaman kini mulai semakin berbahaya.

Dari beberapa bakteri kebal obat tersebut, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengeluarkan daftar bakteri yang perlu ekstra diwaspadai. Dikutip dari Reuters, Jumat (9/9/2016) berikut bakteri kebal obat yang dianggap paling berbahaya:

1. Clostridium difficile

Penggunaan obat antibiotik yang berkepanjangan dapat membuat populasi bakteri C. difficile di perut meledak tajam yang bisa berujung pada infeksi mematikan. Hal ini karena obat membunuh bakteri-bakteri pesaing alami 



C. difficile di perut membuatnya bebas berkembang biak.
C. difficile umumnya memengaruhi lansia menyebabkan gejala diare parah dan kerusakan pada usus.

2. Carbapenem-resistant Enterobacteriaceae (CRE)

Bakteri dari keluarga Enterobacteriaceae kebanyakan menginfeksi di rumah sakit dan beberapa spesies seperti Escherichia coli, Enterobacter aerogenes, Enterobacter cloacae, dan Klebsiella pneumoniae mulai menunjukkan resistansi terhadap antibiotik tingkat terakhir carbapenem.

ketika antibiotik carbapenem gagal mengobati infeksi bakteri maka dokter terpaksa menggunakan obat berusia puluhan tahun dengan efek samping kuat bernama colistin.

ilustrasi mikroba (thinkstock)

3. Neisseria gonorrhoeae

Neisseria gonorrhoeae adalah bakteri penyebab penyakit menular seksual kencing nanah. Orang yang terjangkitnya bisa merasa sakit luar biasa ketika kencing dan alami peradangan di daerah panggul.

Badan Kesehatan Masyarakat Inggris menemukan tampaknya bakteri kencing nanah yang kebal obat ini lebih cepat menyebar di antara kalangan homoseksual.

"Kami khawatir bahwa penyakit ini akan menyebar ke pria yang berhubungan seks dengan pria lain. Masalahnya adalah sederhana karena mereka cenderung lebih mudah menularkan akibat mudah berganti-ganti pasangan," kata konsultan kesehatan seks Peter Greenhouse.

4. Acinetobacter

Acinetobacter baumannii dan bakteri lainnya dari genus ini biasa ditemukan di dalam tanah serta air. Ketika berhubungan dengan manusia bakteri dapat bertahan hidup di kulit dan juga peralatan.

Bila sudah menginfeksi bakteri dapat menyebabkan pneumonia, infeksi saluran kemih, dan juga infeksi darah.

5. Campylobacter

Bakteri ini umumnya menginfeksi ketika seseorang mengonsumsi makanan dan minuman yang telah terkontaminasi. Gejalanya mulai dari diare, kram, hingga demam.

Thanks for reading & sharing Alnindo News

Previous
« Prev Post

Advertisement

alnindo electronics