Home » » Makna dan Sejarah Peringatan Hari Ibu 22 Desember

Makna dan Sejarah Peringatan Hari Ibu 22 Desember

Posted by Alnindo News on Rabu, 21 Desember 2016

hari ibu 22 desember
ALNEWS - Apa yang spesial di tanggal 22 desember ini ? tentu anda sudah mengetahuinya bukan. Yupp, tanggal 22 desember adalah hari dimana kedudukan dan kemuliaan seorang ibu diperingati oleh seluruh masyarakat Indonesia. Jika anda memiliki beberapa akun media sosial sepeti facebook,twitter atau instagram, coba tengok sejenak apa yang terjadi dan apa yang anda temukan ? Anda akan menemukan puluhan bahkan ribuan status yang berisikan tentang pujian, penghargaan, pengagungan dan segala hal lain yang ditujukan kepada seorang ibu. Begitu juga dengan media surat kabar, televisi maupun internet juga sedang membahas tentang kemuliaan seorang ibu.

Kemuliaan seorang ibu juga sudah tertulis di beberapa ajaran agama, contohnya Islam yang sejak dulu meletakan posisi ibu sebagai sosok yang paling tinggi kedudukannya dari hal apapun. Maka sebagai anak kita wajib menghormati dan memberi apresiasi apa yang sudah dilakukan oleh seorang ibu, dan pemuliaan kepada seorang ibu harus dilakukan setiap waktu, tidak hanya satu hari saja.

Kalau kita melihat kembali sejarah sekitar tahun 1912 ada organisasi perempuan yang secara tidak langsung telah merintis gerakan-gerakan perjuangan kaum perempuan. Organisasi tersebut telah menelurkan beberapa pejuang-pejuang wanita seperti Cut Nya Dien, Cut Mutiah, R.A Kartini, Dewi Sartika Walanda Maramis, Nyai Achmad Dahlan, Rangkayo Rasuna Said dan laiin-lain.

Melalui gerakan-gerakan tersebut kini peranan seorang perempuan telah diakui dan diaspresiasi dalam sebuah penghargaan pada Kongres Perempuan Indonesia I. Peranan tersebut antara lain : peranan perempuan dalam perjuangan kemerdekaan, peranan perempuan dalam berbagai aspek pembangunan bangsa seperti perbaikan gizi dan kesehatan bagi ibu dan balita; pernikahan usia dini; dan lain sebagainya.

Kemudian Persiden Soekarno melalui Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959 menetapkan secara resmi bahwa tanggal 22 Desember adalah Hari Ibu dirayakan serentak di Indonesia hingga saat ini.

Lalu apa hubungannya antara gerakan perjuangan perempuan dengan hari ibu ? 

Pada awalnya peringatan Hari Ibu memang hanya untuk mengenang semangat dan perjuangan para perempuan dalam upaya perbaikan kualitas bangsa. Namun peringatan Hari Ibu saat ini telah berkembang menjadi lebih spesifik dan hanya ditujukan kepada peran perempuan dalam ranah domestik saja. Contoh seorang ayah yang menggantikan peran ibu dalam mengurus rumah tangga seperti memasak, mencuci, belanja, bersih-bersih dan memberikan hadiah untuk sang ibu. Mengingat kegiatan domestik yang dilakukan para ibu sangat sepadan dengan apa yang dilakukan pejuang-pejuang perempuan pada masa lampau bahkan lebih tinggi lagi.

Kini peringatan Hari Ibu di indonesia saat ini lebih kepada ungkapan rasa sayang dan terimakasih kepada para ibu, memuji perlakuan ibu serta mengagungkan seorang ibu. Sebagai contoh kegiatan memperingati Hari Ibu adalah pesta kejutan untuk para ibu, aneka perlombaan memasak dan busana kedaerahan, penyuntingan bunga, memberi kado istimewa dan memberikan kebebasan untuk para ibu untuk tidak melakukan kegiatan domestik.


Thanks for reading & sharing Alnindo News

Previous
« Prev Post

Advertisement

alnindo electronics