Home » , , » Lagi-Lagi Twitter Ditinggal Salah Satu Petingginya

Lagi-Lagi Twitter Ditinggal Salah Satu Petingginya

Posted by Alnindo News on Sabtu, 07 Januari 2017


ALNEWS - Setelah kehilangan dua petinggi, kini perusahaan teknologi pimpinan Jack Dorsey kembali harus kehilangan petinggi yakni boss twitter asal China Kathy Chen.

Chen menyatakan mundur dari jabatannya pada 31 Desember 2016 lalu melalui akun twitter miliknya. "Sekarang tim Twitter APAC [Asia Pasifik] menangani langsung pengiklan dari China, ini waktu yang tepat bagiku meninggalkan perusahaan ini," tulis Chen.

Ia berhenti setelah tujuh bulan memegang tongkat komando perusahaan twitter di hongkong. "Sekarang tim Twitter APAC [Asia Pasifik] menangani langsung pengiklan dari China, ini waktu yang tepat bagiku meninggalkan perusahaan ini," tulis Chen.

Mundurnya Chen diduga akibat dari restrukturisasi bisnis twitter di kawasan Asia. Chen menyebut pendapatan twitter dari pengiklan China melejit sampai 400 % dalam dua tahun terakhir.

Usai memegang kepimimpinan sejak April 2016, Chen memastikan kantor twitter di Hong Kong akan tetap buka. "Bekerja di Twitter membuka mata dan hasrat saya untuk menghubungkan orang-orang di seluruh dunia lewat komunikasi lintas budaya & bisnis," imbuh Chen.

Sebagai pusat pimpinan Twitter di China, Chen tidak punya peranan seperti kepala regional Twitter di negara lain. Mengingat pemerintah China melarang Twitter beroperasi disana.

Sebagai gantinya, peran chen sebagai pimpinan mikroblog 2016 ini adalah lebih bersifat sebagai kantor iklan yang membantu pengiklan china memasarkan produk mereka ke Barat. Peran tersebut menempatkan Twitter China sebagai salah satu yang terpenting di seluruh Asia.

Sebelumnya Chen juga dikenal sebagai orang dekat pemerintah. Ia pernah bekerja di militer, Cisco, dan Microsoft. Ia di tunjuk sebagai bos Twitter sempat membuat khawatir aktivis HAM dan internet di sana. Dan akhirnya sejak April 2016 Chen tercatat menjadi pimpinan Twitter di China melalui akun LinkedIn miliknya.

Chen sebelumnya juga dikenal sebagai orang dekat pemerintah. Ia pernah bekerja di militer, Cisco, dan Microsoft. Penunjukkannya sebagai bos Twitter saat itu sempat membuat khawatir aktivis HAM dan internet di sana. Melalui akun LinkedIn miliknya, Chen tercatat menjadi pimpinan Twitter di China sejak April 2016 lalu.

Kepergian Chen ini menyusul setelah dua eksekutif Twitter seperti mantan CTO Adam Messinger dan COO Adam Bain hengkang dari Twitter

Thanks for reading & sharing Alnindo News

Previous
« Prev Post

Advertisement

alnindo electronics