Home » » Penambahan Kategori SIM C Menjadi C1 dan C2

Penambahan Kategori SIM C Menjadi C1 dan C2

Posted by Alnindo News on Rabu, 04 Januari 2017

ALNEWS - Tidak hanya menaikan tarif untuk Surat Tanda Nomer Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (PPKB), Peraturan Nomor 60 Tahun 2016 juga memberlakukan soal kategori baru pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) C.

Korlantas Mebes Polri, Komisaris Besar Crysnanda Dwi Laksana menjelaskan dasar pembedaan kategori merupakan bentuk dari pengesahan kemampuan mengemudi berdasarkan tipe kendaraan.

Dikutip dari CNNIndonesia, Chrysnanda mengatakan "SIM itu kan legitimasi kompetensi, nah sekarang kompetensi orang naik kendaraan tentu berbeda. Kendaraan kecil dan besar, kompetensi berbeda. Makanya harus kami bedakan,"
SIM C C1 C2
Menurut dia, tambahan kategori dalam pembuatan SIM ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pengemudi. Adapun kategori tambahan untuk kendaraan roda dua adalah C1 dan C2.

C1 diperuntukan bagi kendaraan berkategori cc 250-500. Sedangkan C2, untuk 500 cc ke atas. Bagi dia, Ide penambahan kategori SIM ini adalah sebagai peningkatan kualitas safety tiap pengemudi.

"Legitimasi kompetensi kan berdasarkan kemampuannya harus ada pembedaan. Tujuannya apa? Ya untuk safety. Karena perkembangan jaman, tingkat safety juga perlu ditingkatkan. Jadi peningkatan kualitas keselamatan," utasnya.

Ia menjelaskan, penyelenggara akan melakukan uji kompetensi yang berbeda dengan pembuatan SIM C. Uji kompetensi dasar berupa pengetahuan, keterampilan, kepekaan dan kepedulian akan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

"Ya, pada prakteknya, pada simulator, kondisi atau tingkat kesulitan. Karena mengendarai kendaraan itu semakin besar, semakin cepat. Semakin berat, bagaimana mengatasinya, untuk bisa mengendarai dengan baik, apalagi di jalan raya," ujarnya.

Selanjutnya pihak kepolisian juga telah menyediakan kendaraan dalam proses pembuatan SIM. kendaraan akan disesuaikan dengan jenis SIM itu sendiri pada saat praktek pembuatan.

Masalah biaya, tidak ada perbedaan harga antara PP yang baru diterbitkan, dengan PP lama, PP 50/2010. Tiga kategori SIM C, akan dikenakan biaya sama sebesar Rp100 ribu.

Sedangkan untuk SIM D dan DI, atau dikenal sebagai SIM untuk pengemudi disabilitas juga ada perubahan. Sim DI, pengemudi penyandang cacat kendaraan roda dua, yang sebelumnya gratis kini dikenakan rp 50 ribu. Mengenai perpanjangan SIM D, akan ada penambahan rp 5 ribu, yang sebelumnya rp25 ribu kini menjadi rp30 ribu.

Thanks for reading & sharing Alnindo News

Previous
« Prev Post

Advertisement

alnindo electronics