Home » » PENELITIAN SAINS TENTANG MENIUP MAKANAN DAN MINUMAN PANAS

PENELITIAN SAINS TENTANG MENIUP MAKANAN DAN MINUMAN PANAS

Posted by Alnindo News on Senin, 16 Januari 2017

news

ALNEWS - Menurut penelitian sains dalam ilmu kesehatan mengemukakan bertemunya air (H2O) dengan karbondioksida (CO2) yang bersumber dari mulut manusia akan menghasilkan asam karbonat atau H2CO3.

H2CO3 merupakan senyawa kimia yang dapat masuk ke dalam tubuh manusia dan dapat berpotensi menyebabkan penyakit jantung, penelitian ini diambil dari berbagai sumber. Dengan adanya hasil penelitian ini, maka disarankan agar tidak meniup makanan dan minuman panas.

Jika kandungan asam karbonat (H2CO3) di dalam darah semakin tinggi, maka kadar keasaman darah akan meningkat. Dalam kondisi normal manusia, darah memiliki kadar keasaman (pH) sebesar 7,35 sampai 7,45. 
Jika kondisi kadar keasaman ini lebih tinggi dari normal, tubuh manusia dapat berada dalam kondisi asidosis.

Jika manusia berada dalam kondisi tersebut, maka akan berbahaya bagi tubuh yang dapat menyebabkan gangguan jantung, disertai napas yang lebih cepat. 

Disamping itu, ada bakteri H. Pylori yang menyebar melalui pernapasan. dan bakteri tersebut dapat menyebabkan gangguan lambung.

Selain itu, ada mikroorganisme dan kotoran yang berada di mulut. Akibat tiupan, kotoran yang tidak terlihat mata bisa berpindah dari mulut seseorang ke makanan atau minuman. 

Thanks for reading & sharing Alnindo News

Previous
« Prev Post

Advertisement

alnindo electronics