Home » , » Waspadai Selai dan Cokelat Bisa Sebabkan Kanker

Waspadai Selai dan Cokelat Bisa Sebabkan Kanker

Posted by Alnindo News on Kamis, 12 Januari 2017

selai coklat

ALNEWS - European Food Standards Authority (EFSA) menyebutkan konsumsi selai dan cokelat menyebabkan resiko kanker. Mereka tidak menyebutkan batasan aman, bahkan konsumsi ringan dan sedikit pun masih berisiko terhadap kanker.

Sebelumnya EFSA menyebutkan kandungan dalam komposisi minyak kelapa sawit di dalam selai bersifat Karsinogen. Ini artinya kandungan minyak kelapa sawit dapat mengubah sel tubuh bermutasi menjadi sel-sel kanker dalam kondisi tertentu. Ini juga berlaku untuk Cokelat dan Margarine yang menggunakan minyak kelapa sawit sebagai bahan baku.

Temuan EFSA menyimpulkan senyawa glycidyl fatty acid ester atau dikenal dengan GE akan muncul jika minyak kelapa sawit dipanaskan melebihi suhu 200 derajat Celcius. Jadi untuk makanan yang berbahan dasar minyak kelapa sawit, yang pengolahannya di bawah 100 derajat Celcius masih terbilang aman untuk dikonsumsi.

"Ada bukti yang cukup kuat bahwa glycidol adalah genotoksik atau racun perusak gen dan bersifat karsinogen atau penyebab kanker. Sehingga kami tidak melihat ada ambang aman dari GE ini," ucap Helle Knutsen, kepala Contam selaku badan EFSA yang mengivestigasi kandungan minyak kelapa sawit.

Temuan ini berdampak pada beberapa prodak makanan seperti selai, coklat dan margarine dari aspek penjualan. Beberapa ritel di negara-negara seperti eropa sudah memboikot prodak yang berbahan dasar minyak kelapa sawit.

Menanggapi masalah ini, pihak produsen meluncurkan kampanye iklan sebagai upaya meyakinkan konsumen bahwa produk mereka cukup aman dikonsumsi. Mereka juga akan tetap menggunakan kelapa sawit sebagai bahan baku.

Mereka lebih mementingkan kualitas dengan menggunakan bahan baku minyak kelapa sawit meski ada kekhawatiran atas senyawa karsinogen yang terkandung didalamnya.

Sebenarnya ada sejumlah bahan baku alternatif pengganti minyak kelapa sawit, yakni minyak dari biji bunga matahari, namun penggunaan minyak ini dapat meningkatkan biaya produksi.

Thanks for reading & sharing Alnindo News

Previous
« Prev Post

Advertisement

alnindo electronics