Home » » 5 Kejadian Mengerikan yang Pernah Dialami Karyawan PT Freeport Indonesia

5 Kejadian Mengerikan yang Pernah Dialami Karyawan PT Freeport Indonesia

Posted by Alnindo News on Rabu, 22 Februari 2017

freeport

ALNEWS - Perusahaan Tambang Asal Amerika Serikat PT Freeport Indonesia memang selalu menarik untuk disimak. Kini perusahaan Tambang Amerika Serikat tersebut kembali mencuri perhatian publik lantaran menentang kebijakan Pemerintah RI. Organisasi pekerja Perusahaan Tambang Freeport berencana akan melakukan demonstrasi besar-besaran.

Mereka menuntut pemerintah RI untuk segera mencabut izin ekspor konsentrat. Karena jika Pemerintah RI menolak permintaan mereka, PTFI mengancam akan mem-PHK 33.000 karyawannya.

Tentu karyawan PTFI tidak mau di PHK begitu saja. Sebab bekerja di Perusahaan Tambang PTFI memiliki tingkat prestisius yang tinggi. Gaji mereka juga bisa dibilang sangat tinggi. Meski demikian dibalik itu semua, bekerja di PTFI memiliki resiko yang amat tinggi. Berikut adalah 5 hal tragis yang pernah dialami karyawan PT Freeport.

1. Tergilas Dump Truck


gambar : citizen liputan6
Kejadian ini dialami 9 orang karyawan PT.Freeport Indonesia ketika sedang berada di dalam mobil toyota, september 2014 lalu. sebanyak 5 orang karyawan PTFI dilaporkan tewas tergilas dump truk, 4 lainnya mengalami luka parah dan kritis.

Sang supir mengaku tidak melihat jika ada mobil Toyota didepannya, dan ia tidak sedang dalam pengaruh alkohol.

Tahun 2016 kejadian serupa kembali terulang. Korbannya 1 orang karyawan yang diketahui bernama Lukas yang terlindas alat berat dengan kondisi tubuh yang hancur.

2. Terowongan Ambruk


Pada Mei 2013, sebanyak 28 orang karyawan PTFI dilaporkan tewas akibat ambruknya terowongan bawah tanah Freeport.

Tragedi ini terjadi berawal ketika 38 orang sedang mengikuti latihan keselamatan kerja di area tambang bawah tanah. Namun entah apa penyebabnya, tiba-tiba terowongan dengan kedalaman 600 meter itu runtuh dan menimpa pekerja yang ada di dalamnya.

Setelah di evakuasi, sebanyak 38 orang terjebak di reruntuhan, 28 di antaranya meninggal dunia dan 10 orang lainnya berhasil diselamatkan.

3. Jatuh dari Ketinggiam


Salah seorang karyawan PTFI jatuh dari ketinggian 10 meter saat bertugas memperbaiki listrik di PTFI. Benyamin Denda sebenarnya cukup berpengalaman dalam pekerjaannya. Namun nasib berkata lain, saksi di lapangan mengatakan ada sebuah papan jatuh dan mengenai sandaran yang digunakan korban untuk menyangga tubuhnya. Sontak korban ikut terjatuh dan meninggal di tempat.




4. Ditembaki Organisasi Papua Merdeka (OPM)


Sejak dulu Kawasan PT Freeport Indonesia merupakan kawasan yang penuh dengan konflik. Organisasi Papua Merdeka kerap menyerang para pekerja di kawasan ini.

Pada Juli 2010, Bus yang mengangkut 56 karyawan PTFI ditembaki oleh orang tak dikenal yang diduga dilakukan oleh OPM. Bus tersebut hendak menuju Terminal Gorong-gorong mil 26, Timika, Papua.

Penyerangan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata tersebut bukan kali itu saja terjadi. Dalam periode 2009-Januari 2010, terhitung tiga orang tewas, dan salah satunya adalah ekspatriat asal Australia, Drew Nicholas Grant, belasan orang lainnya dilaporkan luka-luka akibat serangan ini.

5. Ancaman PHK


Meski hanya sebuah ancaman, yang namanya PHK tetap saja mengerikan. Tahun ini PTFI mengancam akan mem-PHK ribuan karyawan baik ekspatriat maupun lokal.

Terlebih lagi saat ini Pemerintah RI telah menerbitkan izin ekspor mineral konsentrat kepada Freeport Indonesia. Namun dari pihak PTFI sendiri menolak keputusan sepihak tersebut.

Alasannya, PT Freeport Indonesia masih ingin bernegosiasi pada perubahan status yang dijaikan syarat pemerintah agar Freeport bisa mengekspor konsentrat.

Thanks for reading & sharing Alnindo News

Previous
« Prev Post

Advertisement

alnindo electronics