Home » , » Alasan Pria Jepang Lebih Tertarik ‘Menjalin Hubungan’ dengan Boneka Dewasa

Alasan Pria Jepang Lebih Tertarik ‘Menjalin Hubungan’ dengan Boneka Dewasa

Posted by Alnindo News on Rabu, 26 Juli 2017


Jepang merupakan negara dengan jumlah populasi wanita yang melimpah, meski demikian ternyata pria disana lebih membutuhkan boneka dewasa. Setidaknya ada 2.000 boneka wanita dewasa yang terjual dalam setahun. Angka tersebut bisa dibilang tinggi, maka tidak heran jepang selalu mengembangkan inovasi baru unruk boneka tersebut demi memuaskan pelanggan yang tiap tahunnya selalu meningkat.

Fenomena yang demikian memang sangat miris, mengingat tingkat angka kelahiran bayi di negara sakura tersebut semakin menurun. Tentu hal ini membuat para pakar kesehatan kuatir akan masa depan jepang yang dikenal sebagai negara serba canggih itu. Mungkin Anda bertanya, kok bisa ya orang-orang yang memiliki pemikiran maju seperti mereka lebih memilih boneka ketimbang wanita manusia sungguhan? di lansir dari bombastis.com, inilah kira-kira penyebab pria di jepang lebih senang menjalin hubungan dengan boneka dewasa.

Tidak mata duitan

Meski tidak semua, menurut survei hampir semua pria merasa wanita mata duitan ketika menjalin sebuah hubungan. Banyak sekali kebutuhan yang dibebankan pada pria terlebih jika sudah menikah. Seperti yang dialami oleh pria berusia 61 tahun, Senji Nakajima, meski sudah memiliki istri dan dua orang anak, ia rela meninggalkan mereka demi Saori si boneka yang dibelinya. Ia merasa menemukan cinta sejatinya sejak bertemu dengan Saori. Kegiatan sehari-hari seperti makan bersama, tidur, mandi, jalan-jalan hingga berbelanja ia lakukan bersama Saori. Ia menilai saori tidak mata duitan seperti istrinya.

Selalu ada saat dibutuhkan

Misayuki Ozaki berusia 45 tahun seorang fisioterapi memang terlihat seperti lelaki pada umumnya, dia mempunyai istri dan juga seorang anak perempuan. Namun semenjak putri pertamanya lahir, ia dan bersama istrinya tidak pernah melakukan hubungan layaknya suami istri. Semakin kesana, Ozaki merasa bahwa kehidupannya semakin hampa. Saat merasa sendiri itulah kemudian ia bertemu dengan Mayu di sebuah pameran dan memutuskan untuk membawa boneka dewasa tersebut pulang ke rumah. Istrinya sontak sangat marah melihat kelakuan Ozaki yang dianggap tidak selayaknya, demikian juga dengan anak perempuanya yang mengaku jijik melihat tingkah ayahnya. Namun seiring berjalannya waktu, istri dan anaknya terlihat sudah tidak peduli lagi apa yang dilakukan ayahnya. Kini Ozaki tidak lagi merasa kesepian dan hasratnya selalu terpenuhi kapanpun ia butuhkan.

Sifat alami wanita jepang yang cenderung berhati dingin

Semakin meningkatnya minat pria jepang yang ingin hidup bersama dengan boneka dewasa memang menjadi parhatian sejumlah pakar kesehatan Jepang. Mengapa Fenomena ini bisa terjadi? Menurut Ozaki sendiri, ternyata sifat bawaan jepang yang menjadi penyebab utamanya. Ia mengatakan rata-rata wanita jepang memang cinderung berhati dingin, egois, dan tidak pernah mendengar curhatan pasangan yang sedang lelah atau mengalami masalah dalam pekerjaan. Hal ini membuat banyak pria jepang menjadi tidak tertarik hidup dengan wanita.

Boneka dianggap sebagai pendengar yang baik

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, selama ini wanita jepang cenderung dinilai sebagai pribadi yang kurang baik terhadap pasangan. Mereka tidak bisa menjadi pendengar yang baik untuk pasangan pria mereka. Nah, mungkin karena hal inilah pria jepang lebih nyaman hidup dengan boneka dewasa. Ya, meski boneka tidak bisa berdiskusi soal curhatan masalah pekerjaan atau memecahkan masalah bersama. Namun para pria menganggap boneka bisa menjadi sebagai pendengar yang baik. Mereka tidak akan pergi meninggalkan pria yang sedang menumpahkan segala uneg-uneg. Itu saja sudah cukup membuat pria merasa lega dan tidak harus dikecewakan karena di tinggalkan.

Tidak akan ada yang namanya masalah rumah tangga

Setiap hubungan tentu menjumpai berbagai permasalahan, terlebih jika hubungan tersebut berlanjut ke jenjang pernikahan dan membangun rumah tangga. Hal ini berlaku untuk setiap hubungan antara suami dan istri diseluruh dunia. Kita tidak bisa menghindari yang namanya cekcok dalam kehidupan berumah tangga. AKan tetapi jika hubungan tersebut berjalan bersama boneka, tentu akan lain lagi ceritanya. Kebanyakan pria jepang enggan untuk mengambil resiko menghadapi masalah berumah tangga dan lebih tertarik untuk menjalin hubungan dengan boneka dewasa. Terlebih para pria lajang juga tidak akan kecewa jika ada kemungkinan 'ditolak'.

Pernahkah Anda membayangkan jika boneka-boneka pemuas tersebut juga dijual bebas di indonesia? Apakah fenomena boneka pemuas di jepang bisa menularkan juga di Indonesia? Secara populasi wanita lebih banyak dibanding pria, jangan sampai ada boneka saingan wanita yang dijual di pasaran.

Thanks for reading & sharing Alnindo News

Previous
« Prev Post

Advertisement

alnindo electronics