Home » » Alternatif Pengendara Motor Untuk Pelarangan Melintas Jalan Sudirman

Alternatif Pengendara Motor Untuk Pelarangan Melintas Jalan Sudirman

Posted by Alnindo News on Selasa, 22 Agustus 2017

alnindohotnews


ALNEWS - Untuk bulan September 2017 nanti, pelarangan sepeda motor melintas akan diperluas. Sepeda Motor tidak diperbolehkan melintasi Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat.

Sigit Wijiatmoko selaku wakil Kepala Dinas Perhubungan (Wakadishub) DKI Jakarta menjelaskan bahwa tahap pertama akan dilakukan uji coba Bundaran Hotel Indonesia sampai dengan Bundaran Senayan. Rencananya akan dilakukan tahap uji coba tersebut tanggal 11-12 September 2017.

Dari Bundaran Hotel Indonesia ke Bundaran Senayan dihubungkan lewat Jalan Jenderal Sudirman. Kurang lebih jarak antara keduanya mencapai sekitar 5 kilometer (Km).

Sigit mengatakan sudah ada rute alternatif yang disediakan bagi pengendara motor. Sehingga para pengendara motor bisa tak melintasi Jalan Jenderal Sudirman.

"Kalau Bunderan HI kan masuknya Gerbang Pemuda, Asia Afrika, dan lainnya," ucapnya.

Rute alternatif bagi para pengendara sepeda motor saat pembatasan di jalan jenderal sudirman :

- Kendaraan dari arah selatan (Blok M) yang hendak mengarah ke utara menuju Jl Jenderal Sudirman, dapat melalui Jl Sisingamangaraja atau Jl Hang Lekir menuju Jl Asia Afrika, lanjut Jl Gerbang Pemuda mengarah ke Jl Gatot Subroto atau Jl Penjernihan. Lanjut menuju Jl KH Mas Mansyur, Jl Cideng Barat atau Cideng Timur menuju Jl Abdul Muis melintasi Jl Majapahit dan seterusnya.

- Kendaraan dari arah utara kawasan Harmoni yang hendak mengarah ke selatan (Blok M) dapat melalui Jl Ir Haji Juanda, belok ke Jl Veteran 3 menuju Jl Medan Merdeka Utara melintasi Jl Perwira dan Jl Lapangan Banteng Barat menuju Jl Pejambon dan melintas di Jl Medan Merdeka Timur. Lalu Jl Ridwan Rais menuju Jl Prapatan atau Jl Arif Rahman Hakim (Tugu Tani) menuju Jl Menteng Raya lurus melewati Jl Cut Mutia dan Jl Samratulangi dan Jl HOS Cokroaminoto menuju Jl Rasuna Said lalu Jl Gatot Subroto dan seterusnya.
Tahap uji coba ini akan dilakukan selama sebulan ke depan. Apabila pembatasan sepeda motor berjalan efektif dan tidak menimbulkan kemacetan, maka pembatasan pelarangan sepeda motor kembali diperluas ke Jalan HR Rasuna Said.

"Kalau kita lihat selama sebulan, nanti evaluasi setiap minggu. Karena bagian dari evaluasi adalah ketersediaan kantong parkir dan angkutan umum massal," ucapnya. 

Thanks for reading & sharing Alnindo News

Previous
« Prev Post

Advertisement

alnindo electronics