Home » , » Mengejutkan! Inilah Penyebab Suara Gemuruh Gunung Merapi di Yogyakarta

Mengejutkan! Inilah Penyebab Suara Gemuruh Gunung Merapi di Yogyakarta

Posted by Alnindo News on Jumat, 25 Mei 2018

gunung merapi yogyakarta

ALNEWS - Gunung Merapi di Provinsi Yogyakarta dan Jawa Tengah, sudah dalam proses menuju letusan magmatik, Kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi, Hanik Humaida.

Hanik menyebutkan, tanda-tanda letusan magma gunung merapi akan terjadi ketika muncul sejumlah fnomena saat sejumlah letusan freatik.

Seperti kemunculan lava pijar saat terjadi letusan freatik besar pada pukul 02.56 WIB, Kamis, 24 Mei 2018.

Selain itu, tubuh gunung merapi nampak seerti pengempisan atau deflasi.

"Tadi pagi terjadi deflasi (pengempisan) tubuh Gunung Merapi yang diakibatkan pembersihan conduit untuk mempersiapkan kenaikan magma. Ini artinya proses letusan magmatik sedang berjalan," Tutur Hanik.

letusan gunung merapi

Hanik tak bisa memprediksikan kapan waktunya Merapi akan erupsi seperti peristiwa meletusnya Merapi di tahun 2010. Sebab pada aktivitas vulkanik kali ini, berbeda dengan letusan Merapi tahun 2006 dan 2010.

Saat Merapi erupsi tahun 2006 dan 2010, tidak pernah mengalami letusan freatik. Letusan Merapi saat itu langsung magmatik. Sementara kali ini, dalam hitungan 96 jam terakhir saja, sudah tercatat lebih dari 9 kali terjadi letusan freatik.

"Saat itu tidak ada letusan freatik, namun langsung ke magmatis sehingga pengamatan lebih mudah," ucapnya.

Aktivitas Gunung Merapi terus meningkat selama bulan Mei 2018 ini. Ditandai dengan meningkatnya satus aktivitas vulkanik Merapi dari normal ke waspada.

Yang menarik dari semua proses aktivitas Merapi adalah munculnya suara gemuruh keras dari dalam tubuh Gunung Merapi.

Suara germuruh terdengar pertama kali dalam beberapa jam sebelum statusnya menjadi wasada, yaitu ketika terjadi letusan freatik terjadi pada pukul 17.50 WIB, Senin, 21 Mei 2018. Bahkan, suara gemuruh terdengar hingga radius empat kilometer dari Merapi.

"Terjadi letusan freatik jam 17.50 WIB durasi 3 menit dengan Amax 50 mm. Suara gemuruh terdengar dari Pos Babadan (4 km) saat letusan," kicau BPPTKG di akun Twitter resminya.

Pada letusan besar hari kamis kemarin, tanggal 24 Mei 2018 juga muncul suara gemuruh setelah Merapi menyemburkan abu dengan ketinggian hingga 6 kilometer ke udara.

Sebenarnya apa yang terjadi sampai-sampai Merapi mengeluarkan suara gemuruh?

Menurut Hanik, suara gemuruh itu muncul akibat adanya dorongan gas dari magma di perut Merapi, karena adanya dorongan material lava yang terdorong keluar. Lava itu merupakan material sisa letusan pada 2010.

Ketika terdengar suara gemuruh, di dalam tubuh Merapi sebenarnya sedang ada pembersihan saluran tempat jalan keluarnya magma apabila Merapi meletus secara magmatik.

"Suara gemuruh yang terdengar bersamaan letusan yang terjadi pukul 02.56 WIB merupakan pertanda pembersihan conduit sebagai jalan magma keluar," Ucap Hanik.

Thanks for reading & sharing Alnindo News

Previous
« Prev Post

Advertisement

alnindo electronics