Home » » [Ramadhan Around the World] Suasana Ramadhan di kota Beijing, Merasakan Puasa 17 Jam Saat Musim Panas.'

[Ramadhan Around the World] Suasana Ramadhan di kota Beijing, Merasakan Puasa 17 Jam Saat Musim Panas.'

Posted by Alnindo News on Sabtu, 02 Juni 2018


ALNEWS - Tidak terasa puasa sudah memasuki pertengahan bulan alias hari ke 15. Di edisi Ramadhan Around the Wold lagi kali ini, Alnindo News mau bahas tentang suasana puasa di salah satu kota terbesar di negeri tirai bambu Negeri Cina. Seperti tahun sebelumnya, puasa di Beijing tahun ini juga jatuh saat musim panas, sehingga waktu menjalankan ibadah puasa juga menjadi lumayan lama, yakni sekitar 17 jam. Seperti apa sih suasana Ramadhan di Beijing? Simak ulasan berikut ini..

Suasana Ramadhan di kota Beijing memang tidak semarak seperti di Jakarta, bahkan hanya terasa di beberapa kawasan saja. Karena memang umat muslim di Cina hanya mencapai 2 juta jiwa dari total populasi yang mencapai 1,37 miliar jiwa, atau hanya sekitar 1,8 persen saja.

Salah satu kawasan "lumayan terasa nuansa ramadhan" adalah di Masjid Niujie, Beijing yang menyuguhkan takjil saat jam berbuka puasa. Menunya ada semangka, pisang, kurma dan air putih. Setelah shalat magrib, makanan utama berbuka dibagikan di halaman belakang masjid, menunya adalah 2 potong Baozi (sejenis bakpao), semangkuk kacang hijau dan yoghurt. Kemudian para jamaah diminta mengambil wadah/piring untuk diisi makanan berbuka.




Dari 72 masjid yang ada di Cina, Masjid Niujie adalah mesjid tertua di Beijing yang usianya sekitar lebih dari 1000 tahun, tepatnya dari tahun 996 Masehi atau sejak masa kaisar Tonghe dari Dinasti Lao. Selain paling tua, masjid ini juga jadi yang terbesar dan termegah dengan arstektur perpaduan kas Cina dan Arab-Islam. Sekeliling masjid juga di hiasi oleh perpaduan kaligrafi ayat suci Alquran dengan gaya kaligrafi Cina.

Kalau dilihat, bangunan ini lebih mirip bangunan istana Cina klasik jaman dulu. Ternyata sejarahnya adalah saat pembangunan berlangsung, Kaisar Lio memerintahkan pemuka muslim Niujie untuk tidak mendirikan bangunan kecuali dengan syarat memberikan corak khas tradisional asli Cina. Hasilnya terbentuklah alkuturasi antara Islam dan Cina di arsitektur masjid ini.


Sejak dulu Niujie menjadi kawasan mayoritas muslim di Beijing Cina. Jika Anda pergi berlibur kesana, Anda akan menemukan banyak retoran halal atau qing zhen. Bahkan kawasan Niujie ini dikenal juga sebagai Jalan Sapi, karena pedagang makanan disini mayoritas menjual makanan dengan bahan dasar daging sapi. Dan tidak hanya daging sapi, para pedagang juga banyak menjual daging domba dan kambing yang juga halal. Terlebih jika Anda datang ke sini ketika jam berbuka puasa tiba, kawasan ini menjadi sangat ramai sehingga suasana Ramadha menjadi sangat semarak. Ada ratusan pedagang takjil yang menjual aneka kue tradisional dan snack untuk berbuka puasa, Jadi Anda tidak perlu takut tidak kebagian dan bisa mencoba banyak jajanan disini!


Salah satu jajanan unik yang bisa Anda coba adalah yuanxiao atau bahasa indonesiannya adalah bola-bola nasi dengan berbagai isian; Ada isi manis (bunga atau wijen) dan ada isi gurih seperti (daging atau sayuran). Selain itu ada juga niangao atau kue keranjang yang sering ditemukan saat imlek. Rata-rata pedagang makanan kawasan ini juga menggunakan peci putih.



Selain menu makanan ringan jajanan tradisional, ada lagi satu makanan yang wajib Anda coba adalah mie daging sapi halal atau niuroumian. Tapi disini lebih banyak menjual masakan ala menu makanan Northwestern Style atau makanan khas muslim Xinjiang yang ada di barat laut daratan Cina. Makanan ini bernuansa Turki yang didominasi daging sapi dan kambing yang dibakar seperti sate. Selain itu, ada juga sup daging sapi atau ayam bumbu saus yang dijual seharga 75-100 RMB (Rp150ribu).

Bagi Anda yang sudah berada di Beijing tapi tiba-tiba kangen makanan Indonesia saat Ramadhan, KBRI Beijing juga mengadakan buka puasa bersama yang menjadi agenda rutin saat bulan suci Ramadhan. Meski cuaca di Beijing terasa panas dan waktu berpuasa yang panjang, tapi insya Allah dengan niat dan asupan makanan sehat, berpuasa bisa tetap lancar. Tertarik mau coba berpuasa di Beijing?

Thanks for reading & sharing Alnindo News

Previous
« Prev Post

Advertisement

alnindo electronics